OPAC

Gunakan filter pencarian untuk menemukan buku yg anda inginkan

 
320.5

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN


Buku ini tersedia dan dapat dipinjam. Gunakan tombol pesan untuk memesan buku ini.
 
 
 
 
BANDUNG
2018
978-979-076-243-5

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA MASIH TETAP MENARIK UNTUK DIKAJI DALAM BERBAGAI PERSPEKTIF. APABILA DILIHAT SECARA POLITIK, KELAHIRAN PANCASILA TIDAK MELALUI PERJALANAN YANG MUDAH. PARA PERUMUS PANCASILA BERULANG-ULANG MELAKUKAN RAPAT UNTUK MERUMUSKAN SILA-SILA PANCASILA. PADA SETIAP RAPAT, TERJADI PERUBAHAN PERUMUSAN, BAHKAN PADA SAAT PANCASILA DIMASUKKAN SEBAGAI PIAGAM JAKARTA, MASIH ADA SEBAGIAN WARGA NEGARA YANG KEBERATAN DENGAN SILA PERTAMA YANG MENCANTUMKAN KALIMAT, MENJALANKAN SYARIAT ISLAM BAGI PEMELUKNYA. TENTU SAJA, KALIMAT TERSEBUT KURANG MEMAHAMI MAKNA PLURALISME AGAMA DAN MULTIKULTURAL BANGSA INDONESIA. KALIMAT YANG DIPANDANG MEMBERATKAN SEBAGIAN MASYARAKAT INDONESIA DIHAPUS, DAN YANG DISETUJUI ADALAH KALIMAT KETUHANAN YANG MAHA ESA.
PANCASILA BUKAN SEKADAR IDEOLOGI NEGARA, MELAINKAN JUGA MERUPAKAN FALSAFAH HIDUP BANGSA YANG DIGALI DARI NILAI-NILAI LUHUR DAN BUDAYA NENEK MOYANG YANG SUDAH DIMILIKI BANGSA INDONESIA SEBELUM NEGARA INDONESIA TERBENTUK. PANCASILA MERUPAKAN RUMUSAN DAN PEDOMAN KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA. DENGAN PANCASILA, BANGSA INI MEMILIKI HARGA DIRI DAN MARTABAT SEBAGAI BANGSA KARENA KELIMA SILA YANG TERDAPAT DIDALAMNYA BERLAKU UNIVERSAL, UNTUK KEHIDUPAN SPIRITUAL MAUPUN KEHIDUPAN MATERIIL. LIMA SENDI UTAMA PENYUSUN PANCASILA ADALAH KETUHANAN YANG MAHA ESA, KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB, PERSATUAN INDONESIA, KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN, DAN KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA. KELIMA SILA INI TERCANTUM PADA PARAGRAF KE 4 PREAMBULE (PEMBUKAAN) UNDANG-UNDANG DASAR 1945.

K.H. ABDUL HAMID
ANAS SHALAHUDIN, BENI A. SAEBANI
320.5
ILMU ILMU SOSIAL

PANCASILA

Indonesia
CV. PUSTAKA SETIA
10
0
0
8
2

Aksi